Catatan · Non Fiksi

Plan for Success

Mungkin sudah jadi hal klise yang biasa muncul di berbagai blog. Planning, kesuksesan, effort, dan hal lain yang ditulis dengan mudah tapi sulit untuk direalisasikan sudah menjadi hal yang membosankan untuk dibaca. Akan tetapi, saya tetap tertarik untuk membagi imajinasi-imajinasi saya.

Ada kutipan yang sudah tidak terhitung berapa kali saya bahas.

“Pergilah dengan keyakinan menuju cita-citamu. Jalanilah hidup yang kau bayangkan” ~ Harry David Thoreau

Secara psikologis, setiap manusia pasti akan melalui berbagai tahap perkembangan. Mulai dari pemikiran-pemikiran sederhana dari anak hingga plan-plan rumit yang begitu terencana dari seseorang yang sudah dewasa dan matang secara fisik maupun psikisnya. Saat kita masih berada di golden age, kita cenderung untuk meniru dan mengapresiasi hal yang kita lihat dengan begitu besar. Ketika melihat sosok dokter yang murah senyum dan punya pandangan ramah, anak akan dengan mudah merasa it’s comfort to be a doctor. Atau ketika melihat pesawat melintas anak-anak cenderung berpikir, “wah, hebat ya bisa terbang.” Dan dengan sesederhana itu mereka mulai bisa bermimpi, memiliki rasa bangga, passion, niat untuk menjadi sesuatu yang ia anggap hebat dan sebagainya. Dan itu akan terus berlanjut hingga ia mulai tau kehidupan yang harus ia jalani. Hal yang saya rasakan saat ini, berada di umur 18, usia menuju fase dewasa, saya mulai punya ‘peta’. Saat ini posisi saya ada di mana, banyak persimpangan yang ada sedangkan saya masih terpaku di persimpangan tersebut, dan tidak tau apa pun tentang ke mana Tuhan akan menarik saya. Sampai saat ini hanya berusaha di titik persimpangan itu.

Beberapa kali saya pernah mengunjungi blog yang menginspirasi saya. Dari blog-blog tersebut saya mulai punya pandangan bagaimana cara membuat peta saya lebih nyata. Dan, saya ingin mengajak anda untuk melakukan hal tersebut bersama-sama. Mungkin, jika memang sudah menjadi rencana Tuhan, suatu saat kita akan bertemu sebgaia orang sukses.

Saya menggunakan beberapa buku untuk membantu saya menjadi ‘peta’ itu menjadi nyata.

  1. Satu buku saya gunakan untuk menuliskan hal-hal yang mungkin orang anggap menggelikan. Jadi, di buku ini saya menuliskan perasaan-perasaan pada satu orang yang saya tuju. Mungkin lebih gampangnya sih bisa dibilang curhat ke seseorang (misal, future husband yang masih ditunggu, sosok orang yang diidamkan) yang saat ini tidak bisa kita temui, tidak bisa kita ajak bicara, dan bahkan mungkin kita belum tau siapa orang itu. Contohnya, di buku ini seolah-olah saya curhat pada seorang future husband yang bahakan saya tidak tau siapa dia. Saya bercerita bagaimana hari ini berlalu, saya menjelaskan mimpi-mimpi saya, dan hal semacamnya. Dan, suatu saat ketika saya sudah tau siapa sih sebenarnya orang yang saya tuju itu, saya akan memberikan buku ini untuknya.
  2. satu buku saya gunakan untuk menjadi peta mimpi. Di buku ini saya menuliskan tempat-tempat yang ingin saya akunjungi, hal apa yang ingin saya lakukan di sana. Contohnya, saya menempelakan foto pohon-pohon berguguran di Yeouido, Korea Selatan. Saya tulis apa yang akan saya lakukan di tempat itu, kapan rencana saya akan pergi ke tempat itu. Saya menempel gambar anak panda yang lucu dan di bawahnya saya tulis bahwa saya sangat ingin pergi ke China walau hanya untuk bertemu panda.
  3. satu buku lagi berisi banyak panah. Plan bulan ini saya akan melakukan apa, rencana saya 5-10 tahun ke depan. Target lulus kuliah, kira-kira 5 tahun lagi saya ada di mana, 10 tahun lagi orang bisa mencari saya di mana. Hal-hal semacam itu.

Tapi, terlepas dari membuat ‘peta’ itu menjadi nyata. Hal-hal semacam ini jangan samapi menajdi hal yang menjadikan kita sebgaia kuda pacuan, membuat kita stress ketika ada plan yang tidak berjalan, membuat kita putus asa apabila plan yang kita susun ternyata gagal total, atau bahkan sampai memunculkan ‘teman khayalan’. Jadi, santai saja.

Setiap orang punya caranya masing-masing dalam mencapai kesuksesan. Dan ini adalah salah satu cara saya menikmati rencana yang terpeta dalam diri saya. Apapun cara anda, semoga kesuksesan yang sesungguhnya benar-benar dapat anda nikmati.

SUATU SAAT, AYO BERTEMU SEBAGAI ORANG SUKSES!

Iklan

One thought on “Plan for Success

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s