Catatan · Non Fiksi

The Safir (Ambassador) of Deen Assalam

Safir, nama batu permata yang cantik dengan warna birunya. Tidak hanya itu, safir juga punya rti yang berbeda. Dalam bahasa Arab, safir berarti ambassador atau utusan atau wali. Dan, dalam tulisan ini saya akan membahas mengenai ambassador Islam, agama perdamaian 🙂

 

Rabb nya punya cara yang indah dalam berfirman

Untaian ayat-ayat cinta-Nya begitu indah terdengar

Rasul nya punya perangai yang begitu baik

Tindak tanduknya begitu santun dan pastilah jadi teladan

Malaikat nya merapalkan tasbih tanpa cela

Mereka mengaminkan para penghuni taman surga

Ah, apakah yang demikian akan mengajarkan keburukan?

Ah, apakah yang sedemikian baik akan mengajarkan kekerasan?

Ah, apakah yang begitu apik ini akan mengajarkan kemungkaran?

 

Islam, agama kedamaian. Rabb nya berfirman agar umatnya bertebaran menebar kebaikan. Rasul nya mencontohkan kebaikan tanpa cela. Malaikatnya jadi pengamin setia atas doa-doa kebaikan hingga ke langit. Apakah agama yang demikian ini akan mengajarkan pertengkaran, kebencian, atau hujatan?

Kita umatnya punya tugas untuk menjadi safir, menjadi utusan, menjadi ambassador untuk agama kita yang damai ini. Kalau ada kemungkaran dala diri kita, maka tidak perlu ditunjukkan. Itu bukan representasi Islam yang sebenarnya. Kalau ada benci dan kecenderungan untuk memusuhi saudaranya, maka tekan. Itu bukan apa yang Islam ajarkan  😭

Kita perlu sama-sama belajar, sama-sama mengingatkan, sama-sama bergandengan. Bahwa kita adalah ambassador dari agama kita sendiri. Perilaku kita jadi sorotan, lisan kita jadi sosotan pula.

Malu, sudah berapa banyak hal yang ditunjukkan yang sangat tidak sesuai dengan Islam 😦

Sedih, sudah berapa kali membuat Allah kecewa pada diri.

Malu, sudah sangat banyak keburukan yang keluar dari lisan. Tidak sesuai dengan cara Rasul-Nya memberi teladan bagaimana cara bertutur.

Sedih, sudah sangat banyak tindak tanduk yang membuat Allah murka 😭

 

Semoga kamu dan aku, kita bisa selalu menjadi saudara yang saling mengingatkan utuk selalu menjadi ambassador yang baik untuk Islam.

Maaf, yang faqir ini begitu banyak berbicara tentang Allah padahal sangat sedikit berbicara dengan-Nya 😭

 


 

“Mbak, kenapa ya kok sering gelisah, galau?”

“Banyak bicara TENTANG Allah, sedikit bicara DENGAN Allah.”

 

Semoga teman-teman tidak seperti saya ya

 

Surabaya, 14 Ramadhan 1439 H

00.18

Al Faqir

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout /  Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout /  Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout /  Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout /  Ubah )

Connecting to %s