Catatan · Non Fiksi

Masih Anak Ibu

Senin menuju Selasa terlewati dengan me-review lima jurnal dengan topik seputar X (topik yang sudah disepakati dalam kurun waktu satu jam). Selasa menuju Rabu pun demikian, harus terlewati dengan tambahan ‘pengikat ilmu’ baru. Rabu menuju Kamis apalagi, sangu berupa tugas presentasi harus segera dihabiskan. Jumar, Sabtu, dan Minggu kala itu sangat membuat terlena. Tapi hanya sekejap, tak perlu… Continue reading Masih Anak Ibu

Catatan · Tak Berkategori

Qurrata A’yun

Indah, dalam keadaan enak dipandang; cantik; elok   Menjadi qurrata a’yun, penyejuk mata, penyejuk hati. Entah untuk ayah dan ibunda, entah untuk seseorang yang mebersamai menuju surga. Untuk bisa menyejukkan mata dan hati, perlu keindahan. Bukan perkara sedap untuk dipandang tapi juga tentang seberapa mendamaikan pandangan itu. Hingga detik ini, masih perlu usaha besar untuk… Continue reading Qurrata A’yun

Catatan · Non Fiksi

Ayat-Ayat Cinta

“Kalau sudah ada adzan dan lagi salat, diem semua, Mbak.” – Salah satu driver ojek online Malam itu, saya memesan ojek online untuk kembali ke kos. Dari sebuah masjid di kampus tempat saya menimba ilmu. Masjid yang memang biasa saya datangi untuk mengikuti kajiannya atau sekadar karena rindu menjadi makmum di masjid itu. Dalam perjalanan pulang bersama driver tersebut, sesekali ada pembicaraan… Continue reading Ayat-Ayat Cinta

Catatan · Non Fiksi

Khawatir Pada Hal Yang Pasti, Terlena Padahal Belum Pasti

“Karena kebanyakan penyakit manusia adalah mereka mengkhawatirkan apa yang sudah dijamin (rezeki, jodoh, dan sebagainya), tetapi melupakan yang belum pasti (apakah ia masuk surga atau tidak dan sebagainya).” – Ustadz Salim A. Fillah Tak seharusnya khwatir, tetapi manusia kehilangan rasa percayanya hingga ia mengkhawatirkan hal yang sudah Allah jamin. Yang seharusnya khawatir, tapi manusia kehilangan… Continue reading Khawatir Pada Hal Yang Pasti, Terlena Padahal Belum Pasti