Catatan · Tak Berkategori

Qurrata A’yun

Indah, dalam keadaan enak dipandang; cantik; elok   Menjadi qurrata a’yun, penyejuk mata, penyejuk hati. Entah untuk ayah dan ibunda, entah untuk seseorang yang mebersamai menuju surga. Untuk bisa menyejukkan mata dan hati, perlu keindahan. Bukan perkara sedap untuk dipandang tapi juga tentang seberapa mendamaikan pandangan itu. Hingga detik ini, masih perlu usaha besar untuk… Continue reading Qurrata A’yun

Catatan · Non Fiksi

Ayat-Ayat Cinta

“Kalau sudah ada adzan dan lagi salat, diem semua, Mbak.” – Salah satu driver ojek online Malam itu, saya memesan ojek online untuk kembali ke kos. Dari sebuah masjid di kampus tempat saya menimba ilmu. Masjid yang memang biasa saya datangi untuk mengikuti kajiannya atau sekadar karena rindu menjadi makmum di masjid itu. Dalam perjalanan pulang bersama driver tersebut, sesekali ada pembicaraan… Continue reading Ayat-Ayat Cinta

Catatan · Non Fiksi

Khawatir Pada Hal Yang Pasti, Terlena Padahal Belum Pasti

“Karena kebanyakan penyakit manusia adalah mereka mengkhawatirkan apa yang sudah dijamin (rezeki, jodoh, dan sebagainya), tetapi melupakan yang belum pasti (apakah ia masuk surga atau tidak dan sebagainya).” – Ustadz Salim A. Fillah Tak seharusnya khwatir, tetapi manusia kehilangan rasa percayanya hingga ia mengkhawatirkan hal yang sudah Allah jamin. Yang seharusnya khawatir, tapi manusia kehilangan… Continue reading Khawatir Pada Hal Yang Pasti, Terlena Padahal Belum Pasti

Catatan · Non Fiksi

Jika Aku Pergi, Akankah Semua Baik-Baik Saja?

Seberapa menyakitkan hari-harimu selama ini? Seberapa sakit yang engkau pendam tanpa ada tempat untuk mengadu dan bersedu? How painful must it have been? Ada masa, di mana tidak ada sepasang mata pun yang meneduhkan, tidak ada satu suara pun yang menenangkan, tidak ada satu tangan pun yang menepuk punggungmu, tidak ada apa pun yang menjadi… Continue reading Jika Aku Pergi, Akankah Semua Baik-Baik Saja?

Catatan · Non Fiksi

Cerita Singkat Awal Perantauan

Masih merasa asing. Biasanya bilang “Assalamualaikum,” sekarang malah apa-apa “permisi mas/mbak/bu/pak” Biasanya keluar kamar ada keluarga yang lagi nonton tv, sekarang keluar kamar cuma ada pintu kamar kos -_- Biasanya meski di dalam kamar tetep dengar ramenya para bocah main atau anak tetangga nangis, sekarang yang didengar paling cuma suara Mickey (salah satu anjing tetangga… Continue reading Cerita Singkat Awal Perantauan